30 April 2020
BAB II STRUKTUR BAHASA PEMROGAMAN PASCAL
Secara umum, struktur kode dari sebuah program komputer terdiri dari dua bagian utama yaitu bagian judul dan blok program. Sedangkan blok program terdiri dari bagian deklarasi dan pernyataan. Struktur kode program mirip atau dapat dikatakan sama denganstruktur algoritma, ada judul, deklarasi dan pernyataan (deskripsi). Yang membedakan hanya pada aturan penulisan, dimana dalam bahasa pemrograman, bahasa yang digunakan sudah baku dan detail, sehingga tidak menoleransi kesalahan-kesalahan kecil yang tidak sesuai dengan sintaksnya, meskipun hanya titik, koma, atau tanda petik saja.
Contoh struktur kode program dengan Bahasa Pascal dapat dilihat pada Gambar 1.1.
Judul Program
Judul program digunakan untuk mengidentifikasikan nama program yang dibuat. Untuk penulisan judul program sifatnya optional jadi boleh dicantumkan atau tidak, namun untuk keperluan identifikasi lebih baik judul ada dan diberi nama sesuai dengan tujuan program. Nama program diawali dengan kata Program, sebagai kata baku dalam Pascal, diikuti dengan nama zprogram atau identifier.
Aturan pemberian nama identifer, dalam hal ini termasuk judul program adalah sebagai berikut.
1. Nama identifier harus dimulai dengan karakter huruf alfabet a-z atau A-Z.
2. Setelah karakter pertama, dapat dilanjutkan dengan karakter afanumerik (angka maupun huruf)
dan underscore (_).
3. Dalam penulisan identifier tidak boleh menggunakan karakter-karakter berikut ini.
~ ! @ # $ % ^ & * ( ) + ` - = { } [ ] : " ; ' <> ? , . / |
4. Tidak boleh menuliskan identifier dengan nama yang sama pada kata kunci dari Pascal, seperti
and, array, begin, case, const, div, do, downto, else, end, file, for, forward, function, goto, if, in, label, mod, nil, not, of, or, packed, procedure, program, record, repeat, set, then, to, type, until, var, while, with
5. Jika ingin tetap digunakan, maka kata tersebut harus dirangkai dengan kata/karakter yang lain.
Misal program_if, begin1.
Gambar 1.1. Struktur kode program dengan Bahasa Pascal
Berikut ini contoh pemberian nama Progam yang benar.
Program LuasLingkaran;
Program Luas_Lingkaran
Program Luas2;
Program L_uas;
Berikut ini contoh nama program yang salah
Program Luas Lingkaran;
Program Luas-Lingkaran;
Program Luas^Lingkaran.
Program 2Luas;
Di akhir nama program harus diikuti dengan tanda semicolon/titik koma (;).
Identifier juga digunakan untuk memberi nama variabel ,konstanta, sub program seperti function dan prosedur, sehingga format penamaan harus sesuai dengan aturan di atas.
Deklarasi Program
Sebagaimana dalam algoritma, bagian deklarasi adalah bagian persiapan di mana semua hal yang diperlukan oleh program pada bagian deskripsi didefinisikan di sini. Yang termasuk dari bagain deklarasi adalah sebagai berikut.
1. Unit, yaitu fungsi-fungsi tambahan dari Pascal, cara memanggilnya adalah dengan menggunakan kata kunci Uses. Sebagai contoh pada program di atas adalah penggunaan Uses crt.Uses crt diperlukan karena kode program menggunakan perintah clrscr untuk membersihkan layar. Perintah ini disediakan oleh unit crt.
2. Konstanta, yaitu suatu nilai yang besarnya tetap (konstan) selama program dijalankan
3. Deklarasi Variabel, yaitu identifer atau nama-nama untuk menyimpan nilai beserta dengan tipe datanya.
4. Deklarasi Tipe data baru yang didefinisikan oleh programmer
5. Prosedur dan fungsi
Penjelasan lengkap mengenai komponen bagian deklarasi akan dibahas pada Bab 2 nanti.
Bagian Pernyataan/Statement
Pada bagian ini dituliskan urutan-urutan instruksi yang perlu dieksekusi oleh program. Aturan penulisan;
1. Bagian program inti diawali dengan Begin (tanpa diikuti tanda baca) dan diakhiri dengan End (diikuti tanda titik (.) )
2. Dalam Pascal penggunaan huruf besar dan kecil tidak dipermasalahkan (tidak sensitive-case)
3. Untuk setiap perintah atau pernyataan, diakhiri dengan titik koma (;), boleh ada lebih dari 1 pernyataan dalam tiap baris.
Contoh:
Pernyataan1;
Pernyataan2;
Boleh juga dituliskan
Pernyataan1;Pernyataan2;
Namun demikian agar penulisan lebih terstruktur dan mudah dalam menemukan adanya kesalahan, lebih baik satu pernyataan satu baris dan digunakan aturan indentasi sebagaimana ketika menyusun algoritma pada Semester 1.
4. Jika ada struktur percabangan (kondisi bersyarat) atau perulangan dengan lebih dari satu pernyataan, diawali dengan begin dan diakhiri dengan end dan titik koma (;)
Contoh:
If (kondisi) then
Begin
Pernyataan_If1;
Pernyataan_If2;
End;
Jika pernyataan dlam struktur hanya satu saja maka Begin dan End boleh dihilangkan
If (kondisi) then
Pernyataan_If1;
5. Komentar dituliskan di antara tanda kurung {}
Contoh
Program Luas_lingkaran; {Program ini menghitung luas lingkaran}
uses crt;
varr : integer;
L : real;
Tulisan “Program ini menghitung luas lingkaran” tidak akan tercetak pada program yang sudah jadi, karena diletakkan di antara kurung { } maka ini hanya sebagai komentra untuk menerangkan bagian Judul mengenai apa tujuan program. Hal ini memudahkan orang lain untuk memahami atau mengedit program tersebut.
Sebagai tambahan, dalam bahasa Pascal, penulisan write atau WRITE atau Write dianggap sama karena tidak case-sensitive seperti di Bahasa C. Demikian juga dengan nama identifier a atau A, luas atau Luas, Phi atau PHI dianggapsebagai identifier yang sama.
Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh-contoh berikut.
Contoh 1
Program Pascal yang paling sederhana adalah sebagai berikut.
Program di atas hanya terdiri dari begin dan end saja, tapi dapat dijalnkan oleh Pascal, tanpa ada
kesalahan. Namun demikian tidak ada output apapun dalam program ini.
Contoh 2
Program di atas meskipun tanpa judul dapat dijalankan oleh Pascal, di mana dalam program tersebut menampilkan isi dari variabel a, yang sudah dideklarasikan di awal. Tulisan di antara kurung { } adalah komentar yang tidak akan dieksekusi oleh program. Komentar ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengguna mengenai kode program yang dituliskan.
Contoh 3
Program Menghitung Luas Segitiga
Kode program ini lebih lengkap, ada judul, bagian deklarasi, dan bagian pernyataan. Dari program
diatas maka dapat diketahui algoritma dalam bahasa natural sebagai berikut.
Algoritma LuasSegitiga
Persiapkan variable Luas,a,t bertipe real
Langkah-langkah
1. Meminta inputan nilai alas
2. Membaca nilai input dan menyimpan dalam variable a
3. Meminta inputan nilai tinggi
4. Membaca nilai input dan menyimpan dalam variable t
5. Melakukan perhitungan luas segitiga dengan rumus
½ ( a * t ), dan menyimpannya dalam variable Luas
6. Menampilkan hasil Luas
Berikut ini penjelasan kode program satu demi satu.
1. Judul Program, nama programnya adalah Luas_segitiga
2. Bagian Deklarasi, diantaranya
Ø Uses crt; ini digunakan untuk menyiapkan layar di awal program.
Ø Var Luas,a,t: real, artinya menyiapkan variabel-variabel seperti Luas, a, t sekaligus tipedatanya yaitu bilangan real.
3. Bagian Pernyataan, terdiri dari beberapa urutan instruksi:
Ø Begin Digunakan sebagai penanda akan memulai instruksi program
Ø Clrscr, digunakan untuk membersihkan layar
Ø Write(‘Masukan nilai alas=’); Meminta input nilai alas
Ø Readln(a); Menyimpan inputan nilai dalam variable a
Ø Writeln(‘Masukan nilai tinggi=’); Meminta input nilai tinggi
Ø Readln(t); Menyimpan inputan nilai dalam variable t
Ø Luas:=1/2 (a * t); Proses perhitungan Luas Segitiga
Ø Writeln(‘Luas Segitiganya adalah=’, Luas); Menampilkan luas segitiga
Ø End. Digunakan untuk mengakhiri instruksi program.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar