30 April 2020

PRINSIP dan UNSUR DESAIN GRAFIS

UNSUR DESAIN GRAFIS Agar desain yang kita hasilkan menarik mata ada beberapa unsur yang harus dipelajari yaitu unsur dalam desain grafis. Semua unsur tersebut tidak harus dimasukkan sekaligus dalam sebuah karya desain karena ada sebagian desain yang menuntut salah satu dari unsur tersebut harus diprioritaskan jadi ada penekanan-penekanan dalam setiap unsur. 1. GARIS Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk membangun bentuk atau konstruksi desain. Di dalam duni a komunikasi visual seringkali kita menggunakan dotted line, solid line, dan garis putus-putus. 2. Bentuk (Shape) Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga (triangle). 3. Tekstur (Texture) Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda, misalnya permukaan karpet, baju, kulit kayu, cat dinding, cat canvas, dan lain sebagainya. 4. Ruang (Space) Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latar belakang (background). 5. Ukuran (Size) Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu obyek. Dengan menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan kontras dan penekanan (emphasis) pada obyek desain anda sehingga orang akan tahu mana yang akan dilihat atau dibaca terlebih dahulu. 6. Warna (Color) Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena dengan warna orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk bentuk visual secara jelas

DESAIN GRAFIS

I. PENGERTIAN DESAIN GRAFIS Desain adalah proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang. Grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak Sedangkan desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar dan membutuhkan pemikiran khusus dari si perancang untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Desain grafis juga merupakan suatu seni karena sang desainer (perancang) dituntut untuk bisa memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa (foto, kata- kata, gambar, ilustrasi, garis, angka, grafik dll) menjadi sebuah pesan yang dapat dimengerti. Dalam mendesain surat kabar misalnya, desainer grafis memerlukan pengetahuan tentang kebisaaan sang pembaca media agar dengan mudah mendesain tata letak dan visual yang cocok. Oleh karena itu Desain Grafis sering juga disebut sebagai Desain Komunikasi Visual . Seni deisain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. Pada desain grafis, teks atau tanda pun dianggap gambar. Desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan , metoda merancang , produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain). Desain Grafis biasanya diterapkan di dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain. Perancang grafis atau sering disebut dengan desainer Grafis (bahasa Inggris: Graphic Designer) adalah profesi yang menciptakan ilustrasi, tipografi, fotografi, atau grafis motion. Mereka bertanggung jawab untuk sebuah tampilan agar tampak menarik. Beberapa definisi desain grafis dari para tokoh antara lain : Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi. Sedangkan Jessica Helfand mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata- kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat. Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.

DESAIN GRAFIS

Yuk langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah. Daftar Isi Pengertian Desain Grafis Jenis Desain Grafis 1. Drafter 2. Editor 3. Layouter 4. Art Director 5. Fotografer 6. Animator 7. Visualisator 8. Video Editor 9. Integrater Designer Prinsip dan Elemen Desain Grafis Keterampilan Desain Grafis Batasan Media Desain Grafis Aplikasi dalam Dunia Desain 1. Desain Grafis 2. Webdesign 3. Audiovisual 4. Rendering 3 Dimensi Dampak Desain Grafis Dampak Positif Dampak Negatif Pengertian Desain Grafis pengertian desain grafis percetakan Desain grafis merupakan suatu bentuk dari komunikasi visual yang memanfaatkan gambar sebagai media untuk menyampaikan pesan atau informasi seefektif mungkin. Desain grafis ini berasal dari dua kata, yakni desain dan grafis. Desain adalah metode perancangan estetika yang didasari dengan kreatifitas, sedangkan grafis adalah ilmu dari perancangan titik maupun garis sehingga akan membentuk sebuah gambar yang dapat memberikan informasi serta berhubungan dengan proses pencetakan. Sehingga dapat kita tarik kesimpulan bahwa desain grafis ini merupakan ilmu yang mengandalkan kreatifitas untuk menciptakan sebuah rancangan bentuk gambar dengan tujuan akhir sebagai kepentingan percetakan. Baca juga: Pengertian Sistem Informasi Jenis Desain Grafis Adapun beberapa jenis dari desain grafis yang sering digunakan, diantaranya adalah sebagi berikut: 1. Drafter Fungsi: membuat rancangan bangunan atau yang berkaitan dengan arsitektur atau industri. Info: memerlukan ketelitian yang tinggi. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: autocad, archicad, 3D revit architecture 2. Editor Fungsi: membuat cover atau sampul, banner, stiker, logo, poster, kartu nama, dan yang lainnya. Info: sering dibutuhkan dalam dunia publikasi dan periklanan. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: adobe photoshop, corel draw, illustrator 3. Layouter Fungsi: membuat tatanan letak pada koran atau majalah agar enak dipandang. Info: sering dibutuhkan dalam dunia percetakan. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: MS.publisher, adobe page maker, adobe InDesign 4. Art Director Fungsi: membuat karya seni berupa visual effect atau hiasan. Info: memerlukan kreatifitas yang tinggi. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: photoshop, corel draw, Art creator, photo paint 5. Fotografer Fungsi: untuk pengeditan foto. Info: harus mempunyai keahlian yang tinggi dalam fotografi jago mengedit foto sesuai dengan event yang perfect memerlukan kreatifitas yang tinggi menguasai software aplikasi editing sering dibutuhkan dalam dunia editor foto, fotografi, dan wartawan Aplikasi yang dapat biasa digunakan: photo studio, ieworks 6. Animator Fungsi: untuk menunjang pekerjaan dalam bidang motion grafis, iklan dan juga film fantasi. Info: memerlukan daya tahan yang tinggi memerlukan kesabaran yang tinggi memerlukan kreatifitas yang tinggi memerlukan pengetahuan yang tinggi sering dibutuhkan dalam dunia pertelevisian, perfilman serta advertising Aplikasi yang dapat biasa digunakan: adobe flash, after effect, 3D maya, gif animator 7. Visualisator Fungsi: memberikan suatu gambaran dalam sebuah karya produk yang berbentuk real atau 3D. Info: setiap orang yang ingin menggunakan desain grafis jenis ini harus memiliki kemampuan otak kanan yang tinggi menguasai aplikasi desain grafis visualisator sering dibutuhkan dalam dunia visualisasi produk dan presentasi produk Aplikasi yang dapat biasa digunakan: 3D max, autocad, digital clay 8. Video Editor Fungsi: untuk mengedit film atau video sekaligus merangkapnya sebagai video shooter. Info: memerlukan imajinasi yang tinggi sering dibutuhkan dalam dunia industri music dan perfilman Aplikasi yang dapat biasa digunakan: after effect, sony vegas, video studio 9. Integrater Designer Fungsi: untuk mengedit film atau video sekaligus merangkapnya sebagai video shooter. Aplikasi yang dapat biasa digunakan: premiere pro Prinsip dan Elemen Desain Grafis materi desain grafis Prinsipnya pun hampir sama dengan desain lainnya, seperti: Ruang Kosong (White Space) Keseimbangan (Balance) Kejelasan (Clarity) Ritme (Rhythm) Kesederhanaan (Simplicity) Tekanan (Point of Interest atau Emphasis) Proporsi (“proportion”) dan kesatuan (unity) Secara garis besar, terdapat 10 elemen desain, diantaranya yaitu: Line (Garis) Form & Space (Bentuk & Ruang) Color (Warna) Type (Teks) Texture & Image (Tekstur & Gambar) Balance (Keseimbangan) Contrast (Kontras) Continuity (Kontinuitas) Repetition (Repetisi) Unity (Kesatuan). Keterampilan Desain Grafis kuliah desain grafis Berikut beberapa keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia desain grafis: 1. Seni Visual Ilmu yang termasuk ke dalam seni visul yaitu: fotografi dan digital imaging. 2. Tipografi Tipografi merupakan seni dalam merancang, menyusun, dan memodifikasi huruf seestetik mungkin. Untuk membuat tipografi pun ada beberapa peraturan tertentu, diantaranya: ukuran huruf jenis huruf tracking (jarak antar huruf secara umum) kerning (jarak antar dua huruf yang spesifik) leading (jarak antar baris) 3. Tata Letak Seni dalam menyusun konten atau elemen yang terdapat di dalam suatu halaman dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pembaca. Keterampilan tata letak ini biasanya digunakan dalam dunia percetakan seperti: majalah, buku, koran, tabloid atau yang lainnya. 4. Desain Interaksi Sejak perkembangannya dalam dunia teknologi informasi, para desainer grafis mulai merancang tampilan dari perangkat lunak (Antarmuka Pengguna Grafis atau APG (Inggris: Graphical User Interface (GUI)) serta tampilan dari halaman web. Desainer grafis tersebut bekerja sama dengan para pengembang situs web atau pengembang software dalam merancang tampilan. Guna meningkatkan kenyamanan user ketika mengenakan perangkat lunak atau ketika mengunjungi situs dalam web. 5. Pewarnaan Seorang desainer harus dapat mengaplikasikan warna dengan tepat sehingga akan membuat suatu karya yang enak untuk dipandang. 6. Penguasaan Software Untuk menunjang kegiatan desain supaya lebih mudah. 7. Sketsa Seorang desainer harus dapat membuat suatu sketsa atau rancangan mengenai karya yang akan diciptakan secara baik dan benar. 8. Desain Interaksi Mendesain produk interaktif dengan tujuan untuk membantu manusia dalam berkomunikasi sekaligus berinteraksi dalam kehidupan dan juga pekerjaan sehari-hari. 9. Nirmana Cara penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang serta tekstur sehingga akan menjadi satu kesatuan yang harmonis. Batasan Media Desain Grafis pengertian desain grafis dan contohnya Pada awalnya, desain grafis hanya diterapkan pada media statis seperti buku, majalah, dan brosur. Namun seiring berkembangnya teknologi, desain grafis juga telah diterapkan dalam dunia elektronik dan disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia. Sehingga batasan dimensi pun sudah berubah mengikuti perkembangan pemikiran mengenai desain. Desain grafis dapat diterapkan menjadi suatu desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang. Aplikasi dalam Dunia Desain aplikasi desain grafis 1. Desain Grafis Berikut beberapa perangkat lunak atau aplikasi yang biasa digunakan dalam desain grafis: Adobe Photoshop Adobe image ready AirBrush Coreldraw Infinite Design Afterlight PicsArt GIMP Adobe Indesign Adobe Photoshop Express Adobe Photoshop MIX Adobe Photoshop FIX Designapp Design Graphic Desktop publishing Adobe Photoshop Lightroom CC Canva Adobe Page Maker Adobe Illustrator Draw Desygner AutoCAD Macromedia Freehand Snapseed 3DC.io – 3D Modeling Paint Tool SAI Adobe Illustrator Inkscape 2. Webdesign Berikut beberapa perangkat lunak atau aplikasi yang biasa digunakan dalam webdesing: Adobe Dreamweaver Web Builder Visual (Wysiwyg editor) Notepad Adobe Photoshop CoffeCup HTML editor Microsoft Frontpage WordPress PageBreeze Bluefish Editor Kompo Zer Macromedia firework 3. Audiovisual Berikut beberapa perangkat lunak atau aplikasi yang biasa digunakan dalam audiovisual: Adobe Flash atau sebelumnya bernama Macromedia Flash Power Director Ulead Video Studio Final Cut Adobe After Effect Magic Movie Edit Pro Adobe Premier 4. Rendering 3 Dimensi Berikut beberapa perangkat lunak atau aplikasi yang biasa digunakan dalam rendering 3 dimensi: Cinema 4d Softimage Google SketchUp Light Wave 3D StudioMax Blender SketchUp Make DesignWorkshop Lite Sweet Home 3D Blender FreeCAD XSI Mod Tool ZMODELER K-3D 3D Crafter TrueSpace AutoQ3D Community Anim8or BRL-CAD Seamless3d K3DSurf TopMod Art Of Illusion DrawPlus Starter Edition GDesign 3DVIA Shape Maya AutoCad Baca juga: Microsoft Excel Dampak Desain Grafis contoh desain grafis Dampak Positif Dapat memperkenalkan karyanya secara luas melalui media internet. Bisa mempelajari ilmu desain grafis dengan lebih mudah serta akan memperkaya teknik dalam proses pembuatan seni melalui internet. Karya dalam yang berwujud foto bisa terlihat lebih lembut dengan melakukan proses pengeditan. Progam desain grafis yang telah ada semakin muktahir serta bisa menghasilkan karya yang mempunyai sebuah rasa dari penciptanya. Komunikasi menjadi lebih mudah diantara pada desainer di dunia untuk bertukar ilmu sehingga dapat menciptakan karya yang luar biasa. Memberikan fasilitas yang lebih mudah untuk menjual maupun membeli hasil karya seni yang telah diciptakan. Dampak Negatif Karya dapat dicuri atau biasa disebut sebagai plagiat. Sebab perkembangan teknologi yang semakin canggih, tak elak jika desain grafis manual akan lebih mudah ditinggalkan. Demikianlah ulasan singkat mengenai desain grafis, semoga dapat membantu kegiatan belajar kalian ya. Terima kasih telah berkunjung :)).

MATERI DESAIN GRAFIS

Pengertian Desain Grafis. Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain. Beberapa tokoh menyatakan pendapatnya mengenai desain grafis, sumber dari situs http://id.wikipedia.org/ Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri”. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi. Sedangkan Jessica Helfand dalam situs http://www.aiga.com/ mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat. Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi. Menurut Michael Kroeger, visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition). Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual. Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan. Kategori Desain Grafis Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori: Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis. Web Desain: desain untuk halaman web. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya. Setelah mengetahui apa saja hasil karya desain grafis dan begitu pula arti desain grafis, saatnya kita akan memahas apa saja yang harus dikuasai pertama kali oleh seorang desainer grafis. Nirmana Nirmana adalah ilmu yang mempelajari tentang elemen-elemen desain grafis beserta prinsip-prinsip desain grafis. Didalamnya kita akan mempelajari tentang garis, bentuk, ruang, tekstur, warna dan lain sebagainya. Typografi Tipografi merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin. Dikenal pula seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni tipografi, pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan. Pewarnaan Pewarnaan penting bagi pencitraan hasil karya desin grafis, karena dengan warna seseorangan akan memahami estetika dari gambar yang kita buat. Warna masuk dalam ilmu nirmana tetapi sebegitu pentingnya sehingga pewarnaan saya buat point tersendiri. Software Software adalah pendukung dari apa yang bisa Anda hasilkan, dilihat dari bidangnya software desain terbagi menjadi dua sofware pengolah grafis 2 dimensi dan pengolah grafis tiga dimensi. Menurut medianya terbagi menjadi tiga, yaitu media cetak, digital dan multimedia. Scetch Lebih mudah dinamai dengan menggambar dengan tangan. Kemampuan menggambar tidak begitu mempengaruhi hasil karya Anda dalam bidang desain grafis, namun orisinalitas dalam menggambar manual akan sangat terasa dan efeknya adalah memudahkan Anda dalam mengolah karya desain menggunakan software. Kemampuan umum Kemampuan umum ini adalah kemampuan tambahan yang membantu dalam proses membuat sebuah karya grafis. Kemampuan umum dalam bidang grafis seperti pengetahuan tentang website ( website grafis seperti flickr, deviantart dsb, website ecommerce untuk menjual karya desain dsb ) Pilar keilmuan yang wajib dimiliki oleh seorang desainer grafis. Wawasan Teknologi Wawasan Sains Wawasan Seni Wawasan Sosial dan Budaya Wawasan Filsafat dan Etika

PENGERTIAN INSTALASI JARINGAN KOMPUTER

PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER. Jaringan komputer pada hakekatnya adalah dua komputer atau lebih yang terhubung satu dengan yang lainnya. Perangkat yang dapat dihubungkan tidak terbatas pada komputer saja, melainkan termasuk printer dan perangkat-perangkat keras lainnya. Sebagai perhubung dapat digunakan kabel atau media lain yang tidak menggunakan kabel, misalnya gelombang radio, sinar inframerah dan bluetooth. Menginstal program melalui jaringan komputer 1. Klik kanan my computer>explorer 2. Pada kolom address ketik tanpa tanda petik”\\(nama komputer\ip address) 3. Akan muncul folder yang telah di shearch oleh pemilik computer 4. Pilih program yang akan diinstall 5. Klik next dan tunggu hingga penginstalan selesai MANFAAT JARINGAN Adapun manfaat yang didapatkan dari jaringan komputer adalah sebagai berikut: · Memudahkan pengaksesan informasi Jaringan komputer memudahakan pengaksesan informasi. Seseorang dapat bepergian ke mana saja dan tetap bisa mengakses data yang terdapat pada server ketika ia membutuhkannya.Pertumbuhan internet salah satu implementasi jaringa yang terbesar didunia, memungkinkan segala informasi yang ada di dunia dapat dengan mudah didapatkan. · Berbagai program atau data Program atau data dimungkinkan untuk disimpan pada sbuah komputer yang bertindak sebagai server ( yang melayani omputer-komputer yang akan membutuhkan data atau program). Penempatan data pada server juga memberikan keuntungan antara lain menghindari duplikasi data dan ketidakkonsistenan. · Berbagai perangkat keras Perangkat semacam hardisk, printer, CD-ROM, Drive,dan modem dapat digunakan oleh sejumlah komputer tanpa perlu melepas dan memasang kembali. Peranti cukup dipasang pada sebuah komputer atau dihubungkan pada suatu peralatan khusus dan semua komputer dapat mengaksesnya. · Saving Money (Penghematan uang/anggaran) Perangkat dan data yang dapat dishare akan membuat penghematan anggaran yang cukup besar, karena tidak perlu membeli perangkat baru untuk dipasang ditiap-tiap unit komputer · Mendukung kecepatan berkomunikasi (efisiensi jarak dan waktu ) Dengan adanya dukungan jaringak komputer, komunikasi dapat dilakukanlebih cepat. Pra pemakai komputer dapat mengairim surat elektronik dengan mudah bahkan dapat berckap-cakap secara lansung melalui tulisan ( chating ) ataupun telekonferasi.

MENERAPKAN PENGALAMATAN IP PADA JARINGAN KOMPUTER

1. Sebagai identitas perangkat yang mengakses jaringan Secara sederhana IP Address berfungsi sebagai identitas perangkat yang mengakses jaringan, sama halnya dengan nomor telepon, didunia ini tidak boleh ada nomor telepon yang sama, kenapa? Karena nomor telepon merepresentasikan atau mewakili perangkat telepon yang digunakan serta orang yang menggunakannya. Misalnya saja nomor telepon teman Anda (sebut saja namanya Mawar) adalah 081234567890 (hanya contoh), saat Anda ingin mengirim pesan singkat (SMS, WhatsApp) atau menelepon Mawar, maka Anda akan menghubungi nomor tersebut, begitupun sebaliknya saat Anda menerima pesan singkat (SMS) atau telepon dari nomor tersebut, maka Anda akan tahu bahwa itu adalah teman Anda (Mawar). Begitupun dengan IP Address, tidak boleh ada IP Address yang sama dalam jaringan yang sama. Catatan: Merujuk pada contoh kasus diatas, nomor telepon seseorang umumnya jarang ganti, kalaupun sering pasti tidak tiap kali menelepon ganti nomor, ya kan? Jika dalam jaringan komputer, ada perangkat (misalnya komputer) yang IP Addressnya tetap (IP Address Statis) dan ada juga IP Address Dinamis, berubah setiap kali kita terhubung ke jaringan, misalnya perangkat kita terhubung ke jaringan nirkabel (wireless) di tempat kerja, kemudian disconnect lalu terhubung kembali, IP Address host pada perangkat kita akan berbeda dengan sebelumnya (sebelum disconnect). 2. Mengidentifikasi skala jaringan yang digunakan Penggunaan IP Address tidak sembarangan, bentuk IP Address versi 4 (IPv4) maksimal terdiri dari 12 digit dengan pemisah titik setiap 3 digit (contoh 180.235.148.14) atau hanya 6 digit (contohnya 127.0.0.1), dengan melihat IP Address sebenarnya kita dapat mengetahui seberapa besar jaringan tersebut berdasarkan alokasi IP Address yang tersedia, misalnya dengan melihat IP Address 192.168.1.100, kita akan tahu bahwa jaringan tersebut berskala kecil, hanya maksimal 254 host yang terhubung ke jaringan. Untuk lebih jelasnya, perhatikan ulasan berikut: IP Address dibagi kedalam 5 kelas, mulai dari kelas A, B, C, D hingga E, namun kelas D dan E tidak digunakan karena bukan alamat unicast. IP Address kelas A memiliki karakteristik sebagai berikut Oktet pertama bernilai 1 – 126. Dan Host ID-nya adalah oktet X.Y.Z. Sehingga jumlah host yang dapat terhubung dalam satu jaringan berjumlah 256x256x256 = 16.777.216 dikurangi 2 host yang tidak digunakan (0.0.0.0 dan 127.0.0.1) = 16.777.214 host (misal komputer atau smartphone). Catatan: 256 merupakan jumlah angka dari 0 sampai 255. IP Address kelas B memiliki karakteristik sebagai berikut Oktet pertama bernilai 128 – 191. Dan Host ID-nya adalah oktet Y.Z. Sehingga jumlah host yang dapat terhubung dalam satu jaringan berjumlah 256×256 = 65.536 dikurangi 2 host = 65.534 host. IP Address kelas C memiliki karakteristik sebagai berikut Oktet pertama bernilai 192 – 223. Dan Host ID-nya adalah oktet Z. Sehingga jumlah host yang dapat terhubung dalam satu jaringan berjumlah 256 dikurangi 2 host = 254 host. Jadi, IP Address 192.168.1.100 pada contoh diatas termasuk kelas C karena oktet awalnya berkisar antara 192 – 223. 3. Dapat digunakan untuk melacak keberadaan perangkat yang mengakses jaringan Trik sederhana untuk mengujinya adalah dengan mengetik keyword “where is my ip” pada mesin pencari (misalnya Google), pada hasil pencarian teratas akan muncul IP Address dari perangkat yang kita gunakan (misalnya Saya menggunakan laptop dengan mengakses jaringan wireless yang bersifat public) kemudian copy IP Address tersebut lalu buka situs iplocation.net (situs iplocation.net juga biasanya muncul pada hasil pencarian Google), paste IP Address yang tadi di-copy dari hasil pencarian Google pada kolom yang tersedia kemudian tekan Enter atau klik IP Lookup, hasil pencarian cukup lengkap. Kita dapat mengetahui Negara, Provinsi, hingga Kota asal IP Address tersebut, bahkan kita dapat mengetahui Internet Service Provider (ISP) yang digunakan oleh IP Address tersebut. Beberapa IP Address terdaftar pada suatu organisasi sehingga akn muncul pada hasil pencarian, juga latitude dan longitude. Misalnya Saya yang saat ini memasukkan IP Address 36.72.135.13 di situs iplocation.net, hasil pencarian menunjukkan: IP Address : 36.72.135.13 Country : Indonesia Region : West Java City : Sumedang ISP : PT Telekomunikasi Indonesia Organization : PT Telkom Indonesia Latitude : -6.7063 Longitude : 108.5570 Percobaan selanjutnya kita akan cari tahu informasi mengenai situs dosenit.com, sebelumnya kita harus mengetahui IP Address dari situs dosenit.com, cara yang paling mudah adalah dengan membuka Command Prompt (pada Sistem Operasi Windows) atau Terminal (pada Sistem Operasi Linux) lalu ketik perintah “ping dosenit.com” dan tekan Enter, maka akan muncul IP Address dari situs dosenit.com, copy IP Address tersebut ke situe iplocation.net dan paste pada kolom yang tersedia, klik IP Locate: IP Address : 180.235.148.14 Country : Indonesia Region : West Java City : Sangereng (mungkin alamat server-nya) ISP : ARDH GLOBAL INDONESIA, PT Organization : PT. ARDH GLOBAL INDONESIA Latitude : -6.1781 Longitude : 106.6300

MENGINSTAL SOFTWARE APLIKASI

MENGINSTAL SOFTWARE APLIKASI Pekerjaan menginstall memang terbilang mudah dilakukan. Cukup dengan meng klik kata Next beberapa kali atau Accept untuk setuju dan mengklik menu Finish, maka aplikasi sudah terpasang dan dapat digunakan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, komputer Anda semakin lama semakin lambat baik proses booting maupun saat menjalankan aplikasi dalam jumlah tertentu sekaligus. Bukan hanya itu, sesaat setelah menginstall software tertentu, komputer mulai menunjukkan tanda-tanda lambat alias lemot. Bagaimana bisa terjadi? Alasanan ini kemungkinan bisa saja terjadi akibat dari kesalahan selama melakukan install software. Beberapa fitur tambahan dan kurang dibutuhkan kadang kala juga ikut terinstall. Jadi, supaya kejadian ini tak terulang kembali, maka berikut ini trik dan cara menginstall software yang bisa Anda gunakan suatu saat ketika komputer sedang alami masalah dan butuh install ulang. 1. Mengetahui Asal dan Usul Software Beberapa software aplikasi memang sengaja disediakan secara gratis dan tidak berbayar. Meski secara jaminan, software berbayar adalah software yang memiliki tingkat proteksi dan kualitas yang terjamin. Akan tetapi software berbayar umumnya ditawar dengan harga yang tidak murah. Dan seiring berkembangnya teknologi, maka banyak pula situs penyedia software gratis dan berbayar. Ditambah persaingan pasar, banyak situs yang juga menyediakansoftware gratis berbahaya. Ketika program tersebut terinstall di komputer, bisa jadi mengandung virus yang bisa merusak perangkat lunak komputer. Jadi, jika Anda berfikir akan mendownload software gratis, pastikan mencarinya di situs yang suah terpecaya. Atau alangkah baiknya download langsung software tersebut dari situs resmi si pembuat aplikasi software tersebut demi menjaga keamanan dan terhindar dari software palsu. 2. Ketahui spesifikasi komputer sebelum mengintall software Anda sudah mendapatkan aplikasi gratis dari situs resmi sang pembuat software, saatnya mulai mengintall software tersebut ke dalam komputer. Sebelum menginstall, usahakan terlebih dahulu mengetahui dengan jelas spesifikasi komputer Anda. Langkah ini penting agar nanti ketika software terintall tidak membebani kinerja komputer karena perangkat keras yang dipakai tidak memadai untuk bisa menjalankan aplikasi yang baru saja diintall. Contoh, RAM yang Anda pakai hanya 750 MB sementara ada banyak aplikasi berat yang harus Anda jalankan ketika memakai komputer. Seperti bersamaan menjalankan aplikasi corel dengan photohop ditambah aplikasi editing foto lain secara bersamaan. Tentu semakin banyak aplikasi yang berjalan maka semakin besar RAM bekerja. 3. Pilih lokasi penyimpanan atau Directory untuk menginstall Kebanyakan kita sering mengintall aplikasi lalu menyimpan filenya ke dalam drive C. Jika ada banyak puluhan aplikasi yang Anda install ke directory C, maka file-file akan memenuhi directori tersebut sehingga membuat kinerja komputer jadi lambat. Maka ada yang menyarankan untuk tidak menginstall semua aplikasi ke dalam drive C terlebih jika drive tersebut sudah penuh. Jangan sampai drive untuk instalasi software (space required) lebih besar ketimbang ruang tersisa drive (apace available). Jika anda terlalu memaksakan, bisa jadi proses intalasi kurang maksimal dan komputer jadi melambat setelah aplikasi terinstall. Usahakan untuk menyisakan ruang kosong pada drive agar kinerja komputer dan sistem operasi berjalan baik dan lancar. 4. Pilih fitur software yang mendukung Beberapa software tertentu terutama software aplikasi media selalu menyediakan fitur tambahan guna mendukung kinerja aplikasi yang nanti dijalankan. Anda haruslah teliti mana saja fitur tambahan yang dibutuhkan dan mana yang seharusnya tidak. Jika mencentang semua fitur tambahan, malah bisa menghabiskan ruang atau space dalam hardisk Anda. Akibatnya, komputer jadi melambat kinerjanya sehingga menggangu tugas Anda. Lebih baik pilih beberapa fitur tambahan yang benar-benar Anda butuhkan. Selain itu, bukan hanya soal kelengkapan fitur akan tetapi menghindari aplikasi yang jarang dipakai. Anda bisa pilih hapus centang kalimat Associated All File dan centang yang dibbutuhkan saja. 5. Jangan install Toolbar ketika sedang melakukan instalasi Salah satu hal yang paling sering diabaikan oleh banyak orang saat sedang menginstall software adalah ikut mengintall browser toolbar. Browser toolbar adalah toolbar yang letaknya ada di jendela browser yang disediakan dan didukung oleh semua perambah browser contohnya firefok atau google crome. Biasanya toolbar ini membutuhkan pembaharuan atau update maka ketika Anda tengah menginstall aplikasi usahakan untuk tidka mengupgrate toolbar secara bersamaan. Misalnya Anda ingin install Java melalui Oracle maka Anda umumnya akan direkomendasikan menginstall toolbar melalui Ask. Jika Anda kurang teliti dan mencentang, maka toolbar Ask bisa terinstal di seluruh browser dan menjadikan Ask sebagai homepage. Jika Ask sudah jadi homepage, banyak dari kita tidak terbiasa dan kurang nyaman dengan browser tersebut. Lebih baik tidak usah mengcentang banyak toobar dan pilih install toolbar pada profider yang Anda pilih meski Anda direkomendasikan untuk mengintall toolbar pada banyak profider.